Selasa, 14 Juni 2011

TIPS MEMBELI MOBIL PICK UP BEKAS

TIPS MEMBELI MOBIL PICK UP BEKAS (Second)

Mobil Pick Up adalah mobil yang tidak dapat dikatagorikan sebagai mobil penumpang, mobil jenis ini adalah jenis mobil angkutan barang yang khusus digunakan untuk keperluan bisnis dan usaha atau jasa transportasi. kebutuhan akan mobil jenis ini juga menyentuh kepada pengusaha kecil. Karena keterbatasan keuangan, membeli mobil pick up bekas menjadi pilihan bagi pengusaha kecil atau orang yang menjalankan usaha dengan menyewakan kendaraan pick up-nya kepada orang yg membutuhkan jasanya, baik secara kontrak dengan perusahaan atau menyewakan secara lepas. Akhir-akhir ini penjualan mobil pick up second menjadi marak di pasaran, dengan berbagai merk dan varian dan juga tahun pembuatan, mobil ini menjadi buruan. Namun tidaklah mudah bagi para peminat mobil pick up untuk mendapatkan mobil dengan kondisi yang baik dan layak, perlu ketelitian dan berhati-hati, salah memilih akan menyesal, karena mobil jenis ini walaupun bila ditinjau dari segi usia masih tergolong muda, namun kondisinya tidak dapat dibandingkan dengan mobil penumpang biasa (mobil pribadi) dikarenakan mobil jenis ini adalah mobil angkutan beban yg pastinya sudah memiliki “jam terbang” yang tinggi dan mungkin sudah beberapa kali pindah tangan dan mungkin dalam dalam perjalanan usianya sudah pernah mengangkut berbagai macam jenis barang dari yang ringan sampai yang berat dan yang kering maupun basah, dan bagaimana pemilik/pengemudi sebelumnya memperlakukan mobil ini, calon pembeli tidak pernah tahu.
Berikut tips yang mungkin berguna untuk anda :

BODY DEPAN (KABIN)
  • Pada beberapa merk dengan type tanpa hidung Suzuki Futura, Mitsubishi T120SS, Daihatsu Zebra, Espass,   Periksa plat body depan (di bawah kaca) ketuk bagian tersebut dengan jari, apabila terdengar bunyi nyaring (kaleng) berarti mobil dalam kondisi baik, namun apabila terdengar bunyi yang teredam dan sudah tebal oleh dempul, maka ada indikasi bagian tersebut sudah pernah mengalami perbaikan dikarenakan penyok, legok, atau benturan kecil, bahkan benturan keras atau lebih parah lagi mobil tersebut pernah mengalami tabrakan atau terguling. Untuk meyakinkan, periksalah dengan cara melihat dari dalam kabin, lihat bagian bawah dash board dan di sekitar pedal2 kaki, lantai dan cekungan mangkok lampu, apabila masih asli berarti belum tersentuh perbaikan.
Body Depan  (Kedok)
Lihat kedok dari sisi sebaliknya








Periksa dari samping
Periksa tiang kaca














  • Periksa bagian tiang kaca depan (kusen), perhatikan nat tulangan/tiang kaca, apabila masih rapi berarti baik, namun apabila terlihat kasar oleh dempul anda boleh curiga ada indikasi seperti yg sudah saya utarakan di atas.
  • Periksa body bagian samping, seperti pintu, engsel, tiang kaca, dengan perlakukan yang sama seperti di atas.
  • Periksa bagian spakbor di bawah jok, bagian tersebut rawan oleh karat dan sering keropos apabila pemilik tidak sering membersihkan, akibatnya dudukan Shock breaker keropos, bahkan jebol, karena pada saat berjalan dengan muatan berat bagian inilah yg bekerja keras menahan, menerima benturan dan dorongan yang kuat dari shock breaker.

BAK


Bak yang baik tidak bergelombang
  • Periksa lantai/dek, Pilihlah mobil dengan bak yang masih rata (tidak bergelombang) karena dek yang bergelombang menandakan bawaan yang pernah diangkut oleh mobil tersebut adalah barang2 kecil dan berat seperti batu, tong, barang yg dikemas dalam karung, mesin2, genset dll, sehingga beban terpusat di dek pada titik tertentu saja (tidak merata) lain halnya apabila barang bawaan berupa benda panjang seperti balok.
  • Periksa lantai/dek, Pilihlah mobil dengan bak yang tidak keropos dan banyak tambalan pada lantainya, lantai yang keropos bisa saja disebabkan kendaraan karena tersebut pernah digunakan untuk membawa barang2 basah seperti : sayuran, tong ikan, barang basah yang dikemas dalam karung dll.

CHASIS/RANGKA

Chasis yang baik belum ada bekas las/perbaikan









  • Chasis atau rangka adalah bagian yang paling rawan dan selalu menjadi perhatian calon pembeli, oleh karena itu, pastikan chasis atau rangka dalam keadaan baik. Chasis yang baik akan terlihat apabila belum pernah dicat ulang , namun apabila pernah dicat ulang pastikan kondisinya masih halus tidak ada bekas dilas atau bekas dempul, plinkote, untuk menutupi las-lasan atau bagian yang keropos.
  • Mintalah bantuan seseorang untuk menjalankan mobil tersebut, kemudian pandangi pada saat mobil berjalan apakah roda depan dan belakang masih sejajar, apabila mobil berjalan miring ( seperti anjing berlari) menandakan chasis sudah tidak lurus.
  • Pandang mobil dari depan, belakang dan samping, apabila mobil tampak miring atau apabila dilihat dari samping terlihat menekuk di tengah, berarti chasis mobil tersebut sudah tidak sempurna (melintir). Hal ini dapat disebabkan karena pada saat mobil mengangkut beban berat dan berjalan di jalan rusak maka roda depan kiri kanan depan belakang akan turun naik secara tidak bersamaan sehingga chasis bergerak seperti dipelintir. Sebagai ilustrasi, ketika kita menekuk (dipelintir) untuk mengambil es batu dari Freezer lemari es, yang dibuat dalam wadah sel kotak-kotak kecil dari plastik, seperti itulah yang terjadi pada chasis mobil.
  • Periksalah Nomor Rangka, pada jenis pick up yang tanpa hidung Nomor Rangka terdapat di bawah Jok pengemudi, bukalah penutup mesin, maka dekat spakbor akan terlihat deretan angka yang dapat diembosed (esek2), cocokkan dengan Nomor pada STNK, pastikan Nomor cocok dan tidak ada yang hilang satu atau dua digit, karena kropos dll.
Nomor Rangka 
Demikianlah tips dari saya mudah-mudahan berguna, untuk pengecekan pada bagian lain misalnya body, mesin, dokumen dll, sama dengan cara memeriksa mobil pada umumnya dan saya yakin pembaca sudah sangat mengerti, SELAMAT BERBURU..!

1 komentar:

  1. saya suka artikel ini.. sangat berguna bagi saya yang nyari pick up bekas...
    kalo mobil pick up yang moncong apa bisa dilakukan hal yang serupa? tengs

    BalasHapus